Memindahkan Data antar SQL SERVER
3 Views

Menggunakan SQL Server Import and Export Wizard di SSMS

1. Membuka Import and Export Wizard
Klik kanan database sumber → Tasks → Import Data....


Gambar 1. Membuka Tasks → Import Data... pada database sumber.


2. Halaman awal wizard
Klik Next pada halaman Welcome.


Gambar 2. Halaman awal SQL Server Import and Export Wizard.


3. Memilih provider sumber
Pilih provider SQL Server, misalnya Microsoft OLE DB Provider for SQL Server.


Gambar 3. Memilih provider koneksi SQL Server sumber.


4. Mengatur server sumber
Pilih instance SQL Server sumber, metode autentikasi, lalu masukkan kredensial bila diperlukan.


Gambar 4. Memilih server sumber dan metode autentikasi.


5. Memilih database sumber
Setelah koneksi berhasil, pilih database sumber dari daftar Database.


Gambar 5. Memilih database sumber.


6. Mengatur destination
Pilih provider SQL Server untuk tujuan.


Gambar 6. Memilih provider SQL Server sebagai tujuan.


7. Memilih server dan database tujuan
Masukkan server tujuan, pilih autentikasi, kemudian pilih database tujuan.


Gambar 7. Mengatur server dan database tujuan.


8. Menentukan metode copy
Pilih Copy data from one or more tables or views untuk menyalin tabel secara langsung.


Gambar 8. Memilih Copy data from one or more tables or views.


9. Memilih tabel
Centang tabel yang ingin dipindahkan.


Gambar 9. Memilih tabel sumber.


10. Memeriksa Column Mappings
Gunakan Edit Mappings untuk memeriksa pemetaan kolom. Perhatikan Append rows dan Enable identity insert.


Gambar 10. Column Mappings pada tabel B_USER.


11. Menjalankan package
Pilih Run immediately untuk menjalankan proses sekarang; Save SSIS Package dapat digunakan bila package akan
dipakai lagi.


Gambar 11. Halaman Save and Run Package.


12. Memeriksa ringkasan
Periksa sumber, tujuan, tabel, dan mode penyalinan sebelum klik Finish.


Gambar 12. Ringkasan konfigurasi sebelum transfer.


13. Hasil transfer
Jika berhasil, wizard menampilkan Success. Screenshot menunjukkan 2 rows transferred pada contoh B_USER.


Gambar 13. Hasil eksekusi berhasil.


Verifikasi dan catatan penting
Verifikasi: jalankan SELECT COUNT(*) dan SELECT * pada database tujuan untuk memastikan data benar-benar
masuk.
Append rows: menambahkan data ke data lama dan dapat menyebabkan duplikasi.
Identity insert: gunakan hanya jika nilai identity dari sumber memang perlu dipertahankan dan tidak bentrok.
Backup/restore: lebih tepat bila targetnya adalah membuat salinan database lengkap beserta objek-objek database.
Import/Export Wizard: sangat praktis untuk memindahkan tabel atau data tertentu, tetapi jangan menganggapnya
sebagai pengganti backup database penuh.