🚀 Windows ⭐ FEATURED

Cara Mengatasi Flashdisk Error Setelah Dijadikan Bootable Linux (GPT ke MBR)

Syaiful Kiara

Senior Tech Writer

15 menit baca
26 Apr, 2026
1 views
Windows

Flashdisk yang sebelumnya digunakan sebagai bootable Linux sering kali mengalami masalah saat ingin dipakai kembali sebagai penyimpanan biasa. Masalah ini bukan berarti flashdisk rusak, melainkan karena struktur partisi yang berubah.

Tool seperti Rufus, balenaEtcher, atau Ventoy biasanya mengubah format disk menjadi GPT atau membuat partisi khusus untuk kebutuhan booting.

Ciri-Ciri Flashdisk Bermasalah

Beberapa tanda yang sering muncul:

  • Kapasitas flashdisk berubah (misalnya 16GB jadi 2GB)
  • Tidak bisa diformat seperti biasa
  • Muncul banyak partisi aneh
  • Tidak terbaca di Windows Explorer
  • Di DiskPart muncul tanda * (GPT)


Penyebab Utama

Saat membuat bootable Linux, sistem file dan partisi flashdisk diubah:

  • Dari MBR menjadi GPT
  • Dibuat partisi EFI atau Linux filesystem
  • Struktur tidak dikenali Windows secara normal

Jadi ini bukan kerusakan hardware, tapi perubahan struktur disk.


Solusi: Ubah GPT ke MBR Menggunakan DiskPart

Cara ini adalah metode paling ampuh dan langsung dari Windows.

⚠️ Perhatian: Semua data di flashdisk akan terhapus


Langkah-Langkah

  1. Colokkan flashdisk ke komputer
  2. Buka Command Prompt (Run as Administrator)
  3. Jalankan perintah berikut:
diskpart
list disk

Cari disk sesuai kapasitas flashdisk (misalnya 7400 MB)


  1. Pilih disk:
select disk 2

  1. Hapus semua partisi:
clean

  1. Ubah ke MBR:
convert mbr

  1. Buat partisi baru:
create partition primary
format fs=fat32 quick
assign
exit





Syaiful Kiara

Senior Tech Writer. Spesialisasi web development.

150+ artikel diterbitkan

Diskusi & Komentar

📧 Newsletter

Dapatkan artikel terbaru tentang AI dan teknologi langsung di inbox Anda