Flashdisk yang sebelumnya digunakan sebagai bootable Linux sering kali mengalami masalah saat ingin dipakai kembali sebagai penyimpanan biasa. Masalah ini bukan berarti flashdisk rusak, melainkan karena struktur partisi yang berubah.
Tool seperti Rufus, balenaEtcher, atau Ventoy biasanya mengubah format disk menjadi GPT atau membuat partisi khusus untuk kebutuhan booting.
Ciri-Ciri Flashdisk Bermasalah
Beberapa tanda yang sering muncul:
- Kapasitas flashdisk berubah (misalnya 16GB jadi 2GB)
- Tidak bisa diformat seperti biasa
- Muncul banyak partisi aneh
- Tidak terbaca di Windows Explorer
-
Di DiskPart muncul tanda
*(GPT)
Penyebab Utama
Saat membuat bootable Linux, sistem file dan partisi flashdisk diubah:
- Dari MBR menjadi GPT
- Dibuat partisi EFI atau Linux filesystem
- Struktur tidak dikenali Windows secara normal
Jadi ini bukan kerusakan hardware, tapi perubahan struktur disk.
Solusi: Ubah GPT ke MBR Menggunakan DiskPart
Cara ini adalah metode paling ampuh dan langsung dari Windows.
⚠️ Perhatian: Semua data di flashdisk akan terhapus
Langkah-Langkah
- Colokkan flashdisk ke komputer
- Buka Command Prompt (Run as Administrator)
- Jalankan perintah berikut:
diskpart
list disk
Cari disk sesuai kapasitas flashdisk (misalnya 7400 MB)
- Pilih disk:
select disk 2
- Hapus semua partisi:
clean
- Ubah ke MBR:
convert mbr
- Buat partisi baru:
create partition primary
format fs=fat32 quick
assign
exit